Jumat, 2009 Januari 09

Menambah Kapasitas Size Hard Disk

Loh ko judulnya menambah Kapasitas Hard Disk?

Jawabanya cukup simple saja. Kenapa menggunakan Judul Menambahkan Kapasitas Hard Disk? Karena Hard Disk yang digunakan adalah Hard Disk dengan kapasits sangat kecil. Mungkin hanya cukup Windows dan Office saja yang terinstall. Untuk Hard Disk dengan kapasitas besar tidak perlu tips ini. Tips hanya diperuntukan untuk pengguna PC dengan Kapasitas Hard Disk terbatas. Tidak menutup kemungkinan bagi Sobat yang memiliki Kapasitas Hard Disk besar namun Sobat kehabisan kapasitas Hard Disk dan masih saja kurang setelah menjalankan fitur “Disk Cleanup”. Berikut adalah tips mengosongkan Hard Disk sebesar ukuran RAM yang terapasang.

Jika Sobat menggunakan Windows XP. Didalamnya sudah terdapat fitur untuk mengosongkan kapasitas hard disk sebesar RAM yang terpasang. Yaitu dengan menggunakan fitur “Hibernate” yang sangat jarang digunakan. Karena hal ini mengakibatkan Windows di Shut Down dan dijalankan kembali seperti ketika Sobat Shut Down. Windows menjalankan fitur “Hibernate” dengan menyimpan isi RAM ke dalam disk dalam bentuk terkompresi. Dengan menonaktifkan fasilitas “Hibernate” maka Sobat dapat mengembalikan isi hard disk sebesar RAM. Ikuti langkah berikut :

1. Klik “Start – Setting - Control Panel

Photobucket

2. Klik dua kali (double klik) pada icon “Power Options

Photobucket

3. Pada kotak “Power Options Properties” Klik tab “Hibernate

Photobucket

4. Pada tab “Hibernate”, nonaktifkan fitur “Enable hibernate”.

Photobucket

Hibernate tidak membingungkan dengan fitur stanbay. Ada dua macam power saving pada Windows. Dengan fitur Hibernate tidak aktif, Sobat masih dapat menggunakan fitur stanbay yang disediakan oleh Windows.

Trims udah mampir n membaca artikelnya. berkomentarlah untuk yang bisa di komentari


Baca Selengkapnya......

Jumat, 2009 Januari 02

Tips Mengatasi Problem Komputer Gagal Masuk ke Windows

Menyalakan atau me-restart komputer, tapi komputer hanya menampilkan error ketika mencoba masuk ke Windows adalah hal yang menjengkelkan. Artikel ini mungkin bisa membantu mengatasinya.

Ketika komputer startup, dan ternyata tidak mau masuk ke Windows dengan error seperti 'dll not found' atau mungkin menampilkan 'blue screen' bisa disebabkan oleh banyak hal, antara lain:

1. Sistem operasi Windows ada file yang secara tidak sengaja terhapus
2. Ada virus, spyware atau trojan yang ikutan 'loading' ketika komputer startup
3. Ada file (driver) rusak yang rusak, dan ketika dibaca oleh Windows gagal
4. Ada kerusakan pada hardware, terutama pada memori komputer atau harddisk
5. Sistem operasi Windows rusak atau belum selesai diinstalasi
6. Ada setting BIOS yang di-setting tidak benar atau baru diubah

Cara mengecek dan mengatasinya adalah:

1. Startup dengan menggunakan metode 'safe mode' (tekan F5 ketika komputer pertama kali mau masuk ke Windows, lalu pilih 'safe mode'). Kalau komputer berhasil masuk ke Windows berarti ada 'loading' yang tidak bisa dibaca oleh Windows secara benar. Matikan 'loading' tersebut dengan menggunakan perintah 'msconfig' pada bagian startup (panggilnya di start>run>msconfig)

2. Kalau komputer tidak bisa masuk ke Windows, cara termudah adalah repair Windows. Caranya adalah masukkan CD instalasi Windows, terus ubah BIOS untuk startup lewat CD/DVD-ROM, setelah instalasi masuk ke bagian install Windows, pilihan opsi repair Windows. Kamu bisa menginstall ulang Windows ke folder baru atau menformat harddisk bila ternyata repair Windows gagal.

3. Pastikan dahulu kamu tidak ada mengubah setting BIOS sebelumnya, kalau ada kamu sebaiknya mengembalikannya seperti semula, kalau lupa sebaiknya pilih opsi 'Loading BIOS default'.

4. Bila langkah-langkah di atas gagal semua, kemungkinan ada kerusakan pada hardware kamu. Kerusakan pada umumnya terletak pada memori dan harddisk. VGA dan mainboard mungkin juga bisa rusak, tapi kemungkinannya sangat kecil.

catatan: Kerusakan driver VGA card bisa juga menyebabkan Windows tidak bisa masuk. Kamu harus startup di 'safe mode' lalu uninstall driver VGA yang rusak dahulu, dan baru install kembali driver VGA yang benar ketika masuk ke Windows secara normal.

Artikel ini di unduh dari www.ketok.com


Baca Selengkapnya......

10 Tips Menyiasati Masalah Pada PC

Bila PC Sobat mulai bandel, jangan langsung membawanya ke tukang service. Bukankah lebih baik jika Sobat mengetahui cara menyelesaikan masalah pada PC Sobat sendiri ?

1. Cobalah me-restart PC
2. Memahami sumber permasalahan
3. Jangan berharap terlalu banyak
4. Baca buku manual
5. Selesaikan sendiri masalah Sobat
6. Kumpulkan Informasi
7. Jangan buang waktu dan uang
8. Berusaha untuk selalu tenang
9. Beri dukungan penuh
10. Menghubungi technical support

Mungkin Sobat merasa bingung kenapa saya hanya menampilkan Catatan – catatan atau judul caranya saja. Sedangkan penjelasannya tidak ada. Tunggu dulu, itu adalah 10 Tips saja. Sedangkan untuk penjelasannya Sobat dapat membaca kelanjutannya.
Sebelum Sobat berlanjut untuk membaca dan serius untuk mempelajari 10 Tips tersebut. Sobat dapat memberikan komentar tentang artikel ini jika sudah membacanya. Okey inilah 10 Tips menyiasati masalah pada PC.


1. Cobalah me-restart PC
Me-restart PC dalah cara termudah, tetapi sering dilupakan oleh pengguna PC.
Windows terkadang dapat memperbaiki kesalahan yang ada pada sistem hanya dengan me-restart PC. Bila menekan tombol “Start – Turn Off Computer” tidak berfungsi, cukup tekan tombol “reset” yang ada pada panel PC Sobat. Untuk mematikan PC secara manual, tekan dan tahan tombol power selama beberapa detik (kurang lebih 10 detik) dan lepaskan. Cara paling terakhir adalah mencabut konektor listrik.

2. Memahami sumber permasalahan
Restart tidak dapat menyelesaikan semua masalah PC. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu ada ingat ketika PC menghadapi masalah yang serius. Pertanyaannya Bagaimana gejala pada PC? Seperti apakah seharusnya PC berjalan? Kapan terakhir kali Software berjalan dengan baik? Kapan pertama kali masalah tersebut muncul? Apakah yang berubah sejak itu? Apakah hal ini mengganggu Sobat? Ketika Sobat telah menemukan masalah yang mengganggu Sobat dan seberapa sering hal tersebut terjadi ! barulah Sobat dapat memperbaikinya.

3. Jangan berharap terlalu banyak
Sobat harus menyadari bahwa PC Sobat punya batasan. Sobat meminta terlalu banyak bila PC yang bisa dianggap bagus setahun yang lalu diharapkan untuk dapat menjalankan program tercanggih yang ada sekarang. Komputer bukanlah benda elektronik statis seperti microwave dan DVD Player. Ia selalu berubah dan berevolusi dengan cepat, sehingga PC yang berfungsi dengan baik tahun lalu akan memiliki kinerja yang sama dalam menghadapi program yang ada sekarang. Semakin canggih program, maka semakin rumit pula proses komputasi yang harus dijalankan oleh PC. Harap selalu Sobat ingat bahwa permintaan sistem yang ada pada bungkus Software sebaiknya diperlakukan sebagai syarat minimum yang harus dipenuhi oleh pengguna PC. Oleh karena itu, semakin besar kekuatan PC Sobat, maka semakin baik pula kinerja PC tersebut.

4. Baca buku manual
Terkadang permasalahan yang Sobat temui sebenarnya telah dijelaskan solusinya di dalam menu help, FAQ, buku manual, dalam webste pabrik pembuat perangkat, atau dalam forum online. Cara terakhir adalah yang terbaik, tetapi Sobat membutuhkan banyak waktu untuk mencarinya di antara topik dalam forum. Walau terlihat sangat sulit dan menyita waktu, cara ini mungkin akan menjadi satu-satunya penolong Sobat terhadap masalah yang dihadapi. Apalagi jika technical support juga gagal mengenali masalah yang Sobat hadapi.

5. Selesaikan sendiri masalah Sobat
Bila Sobat telah menemukan jawaban dari masalah Sobat, ada baiknya Sobat mencoba terapkan sendiri. Namun, jika pemecahannya membutuhkan tingkat keahlian yang tidak Sobat miliki, ada baiknya Sobat menghubungi technical support. Bila masalah Sobat berada pada kerusakan Software, meng-install ulang software tersebut akan lebih mudah dari pada mencari file yang rusak tersebut. Lagipula, cara ini berhasil untuk hampir semua masalah pada software.

6. Kumpulkan Informasi
Sebelum menghubungi technical support, pastikan Sobat menyiapkan segala informasi yang mungkin dapat membantu mereka ketika berusaha menyelesaikan masalah yang terjadi pada PC Sobat. Beberapa informasi mengenai apa yang terjadi pada PC Sobat seperti pesan error yang muncul di layar atau bunyi yang aneh pada PC. Dapat memberi bantuan yang berguna untuk technical support. Hal lain yang perlu Sobat sampaikan pada mereka adalah nama produk dan versinya, sistem operasi yang Sobat gunakan, spesifikasi hardware, dan kartu pembelian produk. Oleh karena itu, selalu simpan baik-baik semua benda yang Sobat dapatkan ketika membeli PC seperti kartu garansi, kabel-kabel dan CD instalasi.

7. Jangan buang waktu dan uang
Bila Sobat yakin masalahnya ada pada hardware, ada baiknya Sobat membuka cover CPU dan memeriksa samabungan listrik sebelum menghubungi technical support. Waktu yang terbuang ketika mereka membuka cover tersebut dapat merugikan Sobat, apalagi jika mereka dibayar dengan hitungan waktu (menit atau jam). Selain itu, periksa hal sepele yang biasanya dapat membuat komputer tidak dapat bekerja seperti sambungan listrik yang longgar. Akan sangat konyol jika Sobat membayar hanya karena hal sepele seperti itu.

8. Berusaha untuk selalu tenang
Berteriak pada staff technical support tidak akan dapat menyelesaikan masalah Sobat. Sobat harus menyadari bahwa mereka juga orang yang bukan serba tahu yang bisa menyelesaikan segala hal. Terkadang, software third-party dapat menyebabkan PC bermasalah dan hal ini bukanlah keahlian dari staff technical support dari produk yang Sobat miliki. Oleh karena itu, jangan berharap staff technical support PC Sobat dapat mengatasi masalah yang disebabkan oleh software yang Sobat download dari Internet dan menyebabkan kerupakan pada PC.

9. Beri dukungan penuh
Bersiaplah untuk bekerjasama dengan staff technical support. Sobat tidak dapat menyelesaikan masalah pada PC jika Sobat berada jauh dari PC ketika menghubungi mereka. Biarkan komputer Sobat menyala dan bersiaplah untuk menerima dan mengikuti instruksi yang diberikan. Selain itu, jangan menduga pemecahan malasah jika Sobat tidak mengetahui dengan pasti persoalannya. Terkadang pengguna PC tergoda dan tertantang untuk mencoba menemukan sendiri pemecahan masalah. Terkadang cara ini masah akan membuat persoalan mudah menjadi kerusakan fatal.

10. Menghubungi technical support
Bila menghubungi technical support adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah PC Sobat, ada beberapa tips yang perlu Sobat ingat :

a. Tanyakan nama lengkap staff technical support
b. Dokumentasikan nomor telepon yang Sobat hubungi, tanggal, dan lama Sobat berbicara
c. Tanyakan nama kasus yang Sobat alami, supaya lebih mudah mendapatkan support di lain waktu jika masalah terulang lagi
d. Catat pemecahan masalah yang Sobat dapat. Bila masalahnya terulang lagi lain waktu, tinggal ikuti catatan tersebut.

Baca Selengkapnya......

Top Komentator

Followers

Indahnya Berbagi © 2008 Administrator by Ridwan_Os.

TOPO